Sihir Mahadewi

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=__jTosorUw8]

Mendengar lagu ini yang terbayang adalah sebuah band yang sudah mencapai kematangan dalam bermusik. Padahal ini adalah salah satu lagu dalam album debut sebuah band. Lain Dunia dari Padi rilisan Sony Music Indonesia tahun 1999.

Padi band bentukan tahun 1997 yang beranggotakan Andi Fadly Ariffudin (vokal), Satrio “Piyu” Yudi Wahono dan Ari Tri Sosianto (gitar), Rindra Risyanto Noor (bass), dan Surendro “Yoyo” Prasetyo dari Universitas Airlangga, Surabaya ini kali pertama mencuri perhatian lewat single Sobat yang masuk kompilasi Indie-Ten rilisan Sony Music Indonesia tahun 1998. Rilisan ini bersejarah karena menjadi jalan pembuka bagi band-band seperti Cokelat, Wong, Caffeine, Fable, juga Padi, untuk masuk ke industri musik Indonesia.

Pihak Sony Music lewat sosok Artist & Repertoire yang kondang Jan Djuhana itu, kemudian membuatkan Padi album penuh Lain Dunia. Mahadewi, kalau saya tidak salah, menjadi single terakhir yang dibuatkan videoklip-nya setelah Seperti Kekasihku, Sudahlah, dan Begitu Indah.

Dari segi aransemen terlihat bagaimana Padi mampu memberi porsi seimbang untuk tiap personel. Piyu, Ari, Rindra serta Yoyo terlihat berusaha pamer skill musikal mereka yang memang diatas standar. Namun alih-alih terlihat mendominasi, semua yang dikeluarkan terasa pas di telinga.

Bagi saya sendiri, intro Mahadewi adalah salah satu intro terindah yang pernah saya dengar dari band/musisi Indonesia. Dan itu tercipta dari tangan Ari. sosok yang lebih banyak diam dan sibuk mengeluarkan efek-efek gitar ajaib ketimbang berlarian disudut panggung.

Untuk departemen lirik, ini jagoan. Mahadewi tidak lagi membuat pendengarnya bertanya-tanya siapa sebetulnya sosok “Mahadewi” tersebut. Kekasih, ibunda, atau sosok lainkah. Saya yakin begitu mendengarnya semua sepakat lirik ini mampu menggambarkan keindahan yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata #ngomongopoto. Salah satu lagu dalam 150 Lagu Indonesia Terbaik versi Rolling Stone Indonesia.

Hamparan langit maha sempurna,
Bertahta bintang – bintang angkasa
Namun satu bintang yang berpijar,
Teruntai turun menyapa ku

Ada tutur kata terucap,
Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku,
Kepedihanku pun… terhapuskan

Alam rayapun semua tersenyum,
Merunduk dan memuja hadirnya
Terpukau aku menatap wajahnya,
Aku merasa mengenal dia…

Tapi ada entah dimana,
Hanya hatiku mampu menjawabnya
Mahadewi resapkan nilainya,
Pencarianku pun… usai sudah

Mahadewi resapkan nilainya,
Mahadewi tercipta untukku
Mahadewi resapkan nilainya,
Mahadewi tercipta untukku

21/5/2012 15:20

2 Comments

  1. Mimit Reply

    Sepakat! Lagi ini jadi hits penutup dari album yang nongkrong di tangga lagu MTV Indonesia selama 40 minggu lebih (hampir setahun, Jek!) dengan rekor puluhan minggu di nomer 1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>