Peterpan yang Lain

Mereka tahu betul bagaimana mengemas isu sebagai gimmick penjualan.

Sejak ribut-ribut pecah kongsi tahun 2007 silam, yang membuat keyboardis Andika dan bassis Indra hengkang, Peterpan selalu berhasil  membetot perhatian publik. Album Hari Yang Cerah, meski secara penjualan tidak semoncer Taman Langit dan Bintang Di Surga, mendapat banyak pujian sebagai album “kenaikan kelas”nya Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David.

Lalu saat Ariel cs. tadi harus mempensiunkan nama Peterpan, mereka membuat album berisi dua lusin lebih lagu-lagu terbaik dalam karier musikal bersama Peterpan. Kunciannya adalah saat mereka meng-cover  dengan sangat baiklagu ciptaan Tito Soemarsono yang dipopulerkan Chrisye, Kisah Cintaku.

Peterpan lalu kembali membuat heboh. Ariel lebih tepatnya, saat video seks-nya bersama beberapa pesohor negeri ini tersebar cepat bagai mencret. Maaf saya gak punya padanan tepat untuk melukiskan bagaimana cepatnya peredaran video tersebut. Yang jelas kata Kasino Warkop, mencret lebih cepat dari mesin jet karena, “belum dipikirin bikinnya udah keluar duluan”.

Ariel akhirnya harus masuk bui. Nasib Uki, Lukman, Reza dan David tidak jelas. Setidakjelas  misteri 30 nama pesohor lain yang ikut Ariel dalam proyek video tersebut.

Setelah menjalani proses asimilasi, Ariel dikabarkan akan bebas. Perhatian publik kembali mencuat. Dan lagi-lagi mereka pandai memanfaatkan momen. Apalagi ada kabar Momo vokalisnya Geisha selain menyumbangkan suara juga ada sumbangan cinta dengan Ariel. Oke yang terakhir ini sih bumbu bikinan media. Skip saja.

Album Suara Lainnya adalah buah manis dari bagaimana momen baik dan materi berkualitas bisa berjalan sepadan, setidaknya menurut saya. Satu poin penting saya untuk album ini : cerdas.

Ketidakhadiran vokal Ariel digantikan dengan sempurna oleh suara-suara instrument dari permainan gitar Uki dan Lukman, gebukan drum Reza, serta dentingan tuts piano dari personel paling bontot, David. Sesuai judul albumnya, Suara Lainnya.

Oke, permainan gitar Lukman dan Uki memang tidak se-istimewa Piyu dan Ari di Padi, tapi bagaimana membuat riff-riff dan isian yang catchy jelas mereka jagonya. Juga bagaimana David bisa menggantikan tugas Andika dengan baik.

Tanpa bermaksud mengecilkan peran Reza, bagi saya album ini adalah pembuktian bahwa  Uki, Lukman, Reza dan David masih bisa bertahan walaupun tanpa kehadiran Ariel yang memang tidak bisa dipungkiri adalah otak kreatif dibalik lagu-lagu berdaya bunuh tinggi milik Peterpan, eh New Peterpan, eh Ariel, Uki, Lukman, Reza, David. Aaaahhh…apalah arti sebuah nama.

Semua lagu di album ini bagus.

Di nomor pembuka, Di Atas Normal membuat saya bertanya kenapa dulu saya bisa setengah hidup membenci mereka. Duet dengan Karinding Attack pada Sahabat membuat saya lupa kalau mereka adalah band Top 40, sementara penyusulnya Walau Habis Terang membuat saya tidak berhenti berdecak kagum. Walaupun saya kembali diingatkan kalau Peterpan tetap Peterpan di track terakhir berjudul Dara. Satu-satunya dimana ada suara Ariel. Suara nyanyian Ariel, bukan “suara lainnya”.

Tuh kan lagi-lagi saya lupa kalau mereka sudah ganti nama.

Suara Lainnya

Artist: Ariel.Uki.Lukman.Reza.David

Musica Studio’s, 2012

1. Di Atas Normal

2. Cobalah Mengerti (ft. Momo “Geisha)

3. Kota Mati

4. Sahabat (ft. Karinding Attack)

5. Walau Habis Terang

6. Di Belakangku

7. Melawan Dunia

8. Langit Tak Mendengar

9. Taman Langit

10. Bintang Di Surga

11. Dara

Harga : Rp. 50.000 (edisi deluxe Rp. 100.000)

 

p.s : Yang bertanggung jawab di art direction album ini adalah Ucok “Homicide” lho

1 Comment

  1. Pingback: No Doubt Membuat Album Berdasarkan Inspirasi | bijak.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>