Monthly Archives: August 2012

Surat untuk Jakartans

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas keriaan selama seminggu terakhir ini. Terima kasih, sekali lagi terima kasih. Dear Jakartans, Kedatanganmu ke kota kecil kami tiap setahun sekali adalah berkah bagi kami Kegemaranmu berdandan adalah berkah untuk Babah Hiem yang seharian naik turun lemari membungkus batik-batik terbaik untuk dibawa ke Jakarta. Kami ikhlas sandang yang kami…

Read more

All You Need Is Dwi

Ada yang suka ada yang benci. Itulah Dwi. Dan kita semua butuh Dwi. Dwi, lengkapnya Dwi Kurniawan, adalah salah satu cerita fenomenal di kampus. Lima tahun silam, Dwi datang dari Kalimantan. Niatannya mau kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi Fisipol UGM. Dari awal dia sudah punya bibit-bibit untuk jadi terkenal. Bukan karena kegantengannya, bukan juga karena…

Read more

Pulang, Rumah dan Sebuah Kebingungan

Kapan balik Jogja, Jak ? Jo, kapan mulih Muntilan ? Kapan turu Sawangan, Ri ? Kapan pulang  ke Bogor ? Rumah adalah tujuan dari semua perjalanan. Ibarat bis malam, rumah adalah terminal atau pool terakhir. Rumah adalah tempat dimana semuanya berpulang. Tempat dimana kita pulang barang sejenak dari segala masalah sehari-hari di luar sana. Karenanya,…

Read more

Sebab Ariel Bukan Dewa

Seperti yang sudah kita tahu, bebasnya Ariel “Peterpan” eh Ariel NOAH (maaf belum familiar) disambut gembira banyak pihak. Terutama sekali fans beratnya. Reaksi wajar mengingat Ariel adalah nyawa bagi salah satu band yang merubah warna industri musik Indonesia. Terutama sekali dalam ranah musik pop. Sosok Ariel termasuk langka. Dia merupakan frontman, otak kreatif, sekaligus magnet…

Read more

5 Daur Ulang Lagu Indonesia Terburuk

Daur ulang, cover version, apalah namanya itu sebetulnya punya niatan baik. Bagaimana memoles karya lawas menjadi lebih segar dan kekinian. Ada yang diniatkan sebagai sebuah penghargaan untuk musisi idolanya ada pula yang dijadikan sebagai strategi dagang. Poin yang terakhir ini didasari kenyataan bahwa mendaur ulang lagu adalah pilihan menjanjikan. Soleh Solihun pernah menulis Ahmad Dhani…

Read more