Sebab Ariel Bukan Dewa

Seperti yang sudah kita tahu, bebasnya Ariel “Peterpan” eh Ariel NOAH (maaf belum familiar) disambut gembira banyak pihak. Terutama sekali fans beratnya. Reaksi wajar mengingat Ariel adalah nyawa bagi salah satu band yang merubah warna industri musik Indonesia. Terutama sekali dalam ranah musik pop.

Sosok Ariel termasuk langka. Dia merupakan frontman, otak kreatif, sekaligus magnet pesona Peter eh…NOAH. Okelah Ahmad Dhani boleh menepuk dada soal ini, tapi soal pesona visual mungkin hanya Mulan Jameela yang tunduk.

Sampai sini semuanya masih wajar. Mulai tak wajar ketika muncul jargon Ariel Bebas Boyband Tewas yang kemudian menempatkan sosok Ariel sebagai satu-satunya juru selamat dari segala silang sengkarut di industri musik Indonesia yang katanya sih…gara-gara serbuan boyband dan girlband dadakan.

Secara pribadi saya memang sebal dengan banyaknya boyband dan girlband. Seolah-olah semua beres dengan wajah licin bak porselen saat kualitas vokal jauh kemana-mana. Tapi saya juga tidak sepenuhnya setuju kalau hanya sosok Ariel seorang yang bisa mengembalikan industri ini ke khittah-nya.

Industri musik bukanlah dibangun dari kekuatan personal. Ini adalah sistem yang satu sama lain saling terhubung. Ada artis, pencipta lagu, publisher,label rekaman, promotor, media massa juga tentunya pemerintah lewat regulasinya yang memungkinkan sistem ini terbentuk dan berjalan, meski tentunya juga masih belum bisa untuk disebut ideal.

Ariel hanyalah pion. Dia dan bandnya hanyalah bagian kecil dari sistem besar ini. Okelah, saat pertama kali muncul, Ariel serta bandnya dulu Peterpan merubah peta industri musik yang sebelumnya “dikuasai” oleh Sheila On 7, Padi juga Dewa.

Tapi kita perlu ingat. Langkah Ariel dan Peterpan tidak akan sejauh ini jika saat itu tidak ada Noey yang melihat bakat mereka lalu memasukkan ke kompilasi Kisah 2002 Malam, Ibu Acin dan Musica yang merilis album-album mereka, eksposure kuat dari media massa, juga jaringen ritel yang menjual album-album mereka. Tentunya masih banyak komponen lain yang akhirnya membuat Peterpan eh..NOAH bisa sebesar sekarang.

Kalau industri musik mau bebas dari segala macam gangguan boyband atau girlband abal-abal, musisi-musisi antah berantah dengan kualitas karya yang memprihatinkan, sampai (yang terpenting) para pembajak, jelas semua elemen tadi harus saling mendukung untuk menciptakan iklim industri yang sehat. Regulasi yang jelas dan tegas dari pemerintah, kesempatan yang sama bagi seluruh musisi untuk tampil di media, juga proses kurasi karya secara baik oleh label, dalam hal ini Artist and Repertoire-nya.

Lah wong tahun 80an saja Harmoko lewat Departemen Penerangan mesti turun langsung guna membabat lagu-lagu cengeng Betharia Sonata yang disebut tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Padahal kurang apa coba musisi seperti Fariz RM yang “melawan” lewat jargon pop kreatif?

Jadi menganggap Ariel sebagai satu-satunya juru selamat untuk industri musik sama saja menyamakan diri anda dengan Syahrini. Lebay!

13 Comments

  1. Adiitoo Reply

    OKE MAS OKE. UNTUK INI SAYA MINTA MAAF KARENA SEMPAT MENGATAKAN HAL SEPERTI ITU.

    Mungkin karena faktor lama tidak melihat Ariel beserta bandnya manggung kali ya membawakan lagu2 mereka. ditambah pula, selama Ariel dipenjara, bermunculan boys/girlsband itu. selain itu, musisi kelas kakap semacam Dhani malah sibuk dengan urusan rumah tangganya yang tak kunjung selesai2. jadi ya gitu deh.

    nice artikel, mas. (konsisten nulis soal musik aja, mas… biar ilmu saya soal musik bertambah)

  2. Iwan Awaluddin Yusuf Reply

    Sy sangat suka paragraf ini.
    “Kalau industri musik mau bebas dari segala macam gangguan boyband atau girlband abal-abal, musisi-musisi antah berantah dengan kualitas karya yang memprihatinkan, sampai (yang terpenting) para pembajak, jelas semua elemen tadi harus saling mendukung untuk menciptakan iklim industri yang sehat. Regulasi yang jelas dan tegas dari pemerintah, kesempatan yang sama bagi seluruh musisi untuk tampil di media, juga proses kurasi karya secara baik oleh label, dalam hal ini Artist and Repertoire-nya”.

    Btw tambahan sedikit dari ingatan saya dulu tentang debut band besar indonesia sebelum menjadi besar.

    -Padi tampil sebagai new comer di acara Satu Jam bersama GIGI.
    -Nidji juga tampil sebagai new comer di acara Satu Jam bersama….(Lupa).
    -Peterpan di urutan list paling belakang belakang album Indie Ten.

    1. Iwan Awaluddin Yusuf Reply

      Ralat yang di album Indie Ten Padi ding..bersama Caffeine dan Cokelat.
      Kl peterpan sebagaimana tulisan bang Jaki ada di album “Kisah 2002 Malam” dengan lagu “Mimpi Yang Sempurna”.

      1. Fakhri Zakaria Reply

        Ada cerita seru soal Peterpan. Saat masih ngerintis sebagai band kafe, mereka mengidolakan band bernama After Sunset. Band ini dulu sih katanya terkenal di kafe-kafe kota Bandung. Ariel sebetulnya ditawarin buat jadi vokalis tapi ditolak karena sedang garap lagu buat kompilasi Kisah 2002 Malam. Nah jatah Peterpan tadi ditawarkan untuk After Sunset. Mereka menolak tawaran itu karena pengen dikontrak Sony Music buat album penuh, bukan kompilasi.

        Ternyata karier Peterpan moncer. Setahun setelah Peterpan sukses dengan album kompilasi itu, After Sunset malah ikut. album kompilasi “Indie Ten 3”
        produksi Sony Music. Dan band ini bubar setahun kemudian. Salah satu gitarisnya akhirnya ditawari jadi teknisi gitar Peterpan.

  3. Ahmad Dhani Reply

    Tapi pada kondisi de facto nya semua terbukti loh. Dengan munculnya NOAH yang begitu diagung-agungkan berdampak pada rasa “IRI” dari musisi lain, SLANK, ONCE, NIDJI, LETTO, dll aneh tapi nyata tiba-tiba mulai muncul dan manggung lagi di layar kaca! Ane juga aneh, waktu itu lihat berita DEWA konser di beberapa kota, LETTO akan rilis album baru, ONCE muncul bersama SLANK di INDOSIAR. NIDJI rilis album pula. Muncul juga pendatang baru seperti CAKRA KHAN. Musim Boyband langsung berlalu! Secara statistik memang tidak bisa dijelaskan. Tapi secara logika, NOAH menjadi pelopor, pemicu bagi musisi musisi yang berkualitas lain untuk kembali berani terjun bersama menghantam era Boyband!

  4. hasan Reply

    hoahah. ariel itu ga gagah menurut gue. cuma hampir cakep. ya kerenan dhani dari ariel-lah yang matanya suka disipit2in sampe ditiru andre taulani di OVJ. 😀

    ariel mungkin kreatif dalam mencipta lagu. tapi gak juga. dia cuma kreatif mencomot satu lagu dan lagu yang lain untuk dibikin versi yang lebih soft atau bahkan memang sangat mirip. banyak contoh untuk hal ini. terakhir mungkin adalah lagunya raja negeriku yg mirip banget ma lagunya U2 ‘where street have no name’, yang pake suara pidato bung karno segala, yang rasanya amat mubazir n salah tempat

    mereka yang mengagung2kan noah, sebenarnya tidak begitu paham musik.

    yang lain, cara nyanyi ariel itu kadang ga nyenengin. terlalu dibuat2. nuansa vokal yang dia pilih itu terlalu didramatisir sampe kesannya melas-melas. gara-gara itulah sampe artikulasi ariel sering ga jelas saat menyanyi

    elo2 sama sekali ngga bisa mbandingan noah ama slank. ga pantas. slank itu masih ngewarisin tradisi musik rock era 60-an. juga, di jaman orba mereka berani bikin lagu macam ‘cekal’, ‘birokrasi kompleks’ atau ‘hamburger’. sedang noah di jaman reformasi ini aja biasanya cuma bikin lagu yg sok nasionalistik yg mencomot suara pidato bung karno segala

    sekali lagi, mereka yang mengagung2kan noah sebenarnya tidak begitu paham musik. pake dibandingin ma slank ma dewa segala. haha. ga lepel

    1. ..... Reply

      jangan suka begitu! LO sendiri ngerti musik emang? semuanya itu bertahap dari yang tidak menjadi mengerti, dari komentar elo diatas lo sih emang udah ga suka sama noah ya kan? diri elo sendiri bisa dibandingin ga sama dewa< slank dan noah???? berfikir kritis dong son

  5. dimas Reply

    We hasan lo sih ga tau ya klau peterpan sebelum Noah lahir mereka pernah berduet dengan Slank bukanya sya meremehkan Slank karna kedua band ini idola sya tpi sya lihat Peterpan feat Slank Ku Tak Bisa jujur sya mengatakan bagus ariel yang nyanyiin klo ga percaya lihat di You Tube tpi Kaka jga bagus..,,dan Intinya adalah kekuatan vokal ariel ada menyanyikan lgu orang seperti The calling,sampai suaranya mirip penyanyi aslinya dan ada di atas juga..dll deh dan ariel di juluki the Bunglon……….,,, nyanyiin lgu sendiri kta sya ada gugupnya tpi bagus and top suara ariel mampu menginpirasi semua orang termasuk sya..,,sekian dari Sya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>