5 Model Video Klip Indonesia Tercantik

Sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang di depan layar televisi dan samping radio tape, menonton videoklip adalah kesenangan tersendiri. Bukan hanya MTV, namun hampir semua acara yang menayangkan videoklip seperti Video Musik Indonesia ataupun Delta pasti jadi acara favorit saya.

Saat itu saya sudah kenal nama-nama seperti Dimas Djayadiningrat, Jay Subiakto, Rizal Mantovani atau Richard Buntario.  Saya bahkan sempat bercita-cita ingin masuk IKJ dan jadi sutradara video klip sebelum akhirnya bernegosiasi dengan keinginan orang tua yang menginginkan saya masuk jurusan Komunikasi di UGM. Syukurlah, selama 5 tahun saya diberi kesempatan berada dibelakang kamera video bersama para mahasiswa selo sejagad kampus.

Sebagai kenang-kenangan (juga mengisi waktu kala kerjaan kelar dan bos gak di tempat) nih saya kasih 5 Model Video Klip Indonesia Tercantik versi saya pastinya.

Tamara Blesynzki di Aku Disini Untukmu (Dewa 19)

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=hcOzYJQ79HI]

Sebelum jadi tante penuh gosip miring, Tamara membetot perhatian saya sekitar tahun 1997. Saat itu saya masih kelas 4 SD dan kehadiran Tamara dalam sebuah iklan sabun mandi menggoncang naluri kelelakian saya yang mulai terbentuk (apaan sih…). Dalam videoklip ini Tamara tampil layaknya femme fatale berwujud mutan. Semua personil Dewa jadi korban. Sekilas dandanannya mirip Rogue di X-Men. Apalagi waktu matanya bisa nyala.

Best scene: Waktu matanya nyala

Titi Kamal dan Anandita Witoelar di I Miss You But I Hate You (Slank)

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=pgqbHmsCmwY]

Video klip ini konsepnya unik. Ada dua videoklip, berseri, untuk sebuah lagu. Titi Kamal sedang moncer-moncernya pasca Ada Apa Dengan Cinta. Sedangkan Anadita menjadi hot prospect yang patut diperhitungkan. Keduanya menampilkan sosok anak SMA yang lagi bolos, badung, jahil, sedikit urakan. Slengean. Sayang saya gak nemu yang versi pertama di YouTube

Best scene: Waktu ditilang polisi dan malah nunjukin Kartu Tanda Anggota Slankers m/

Marina Alexandra di Cantik (Kahitna)

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=l2dvQYgn-YA]

Keputusan menjadikan Marina Alexandra menjadikan lagu ini cantiknya sempurna secara audio visual. Dulu saat lagu ini diputar di MTV, saya yang masih kelas 3 SD bisa duduk takzim di depan televisi. Apalagi kalau bukan terkagum-kagum dengan wajah yang cantik-banget-bikin-susah-dideskripsikan-gimana-cantiknya. Sayang, sekarang Marina tak jelas kabarnya.

Best scene: waktu main catur sama boneka Garfield terus dia nepuk-nepuk tuh boneka. Bikin pengen jadi boneka…boneka…boneka *macak Rini Idol.

Dian Sastrowardoyo di J.A.P (Sheila On 7)

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=5PRT9hn2m5Q]

Dian belum seterkenal sekarang. Namanya baru beredar sebagai model sampul majalah juga video klip. Video klip pertamanya adalah Gerimis milik KLa Project. Sebelum tampil dalam J.A.P, Dian membintangi klip Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki. Keduanya milik Sheila On 7. Dan saya mulai penasaran.

Di J.A.P, penasaran saya menemui jawaban. Dian tampil sebagai montir cantik di bengkel milik Duta, Eross, Sakti, Adam dan Anton. Memakai wearpack khas montir, Dian tetep terlihat cantik. APalagi waktu dia ngiket rambutnya tepat di depan mata saya!.  Tapi emang dasarnya udah cakep sih.

Best scene: Saat Dian menjulingkan matanya. Bikin gemes!

Dinna Olivia di Luka Lama (Cokelat)

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=ZqRycOfzy2Q]

Definisi  nyata dari cewek cantik versi saya tampil secara gamblang. Berambut sebahu, memakai kaos, celana jeans serta (ini yang paling penting) bersepatu kets. Bagi saya, wanita-wanita bersepatu kets, apalagi merk Converse, menyimpan unsur kegagahan dan keberanian dibalik sifat-sifat femininnya.

Aduuuhhh, saya sampai sulit untuk menjelaskan bagaiamana cakepnya dia di videoklip itu. Bayangkan nih ya. Di area pegunungan kapur yang tandus mampus, ada sosok wanita berdiri dengan rambut sebahunya yang tertiup angin. Memakai kaos model babydoll (duooohhh ini yang ngurus wardrobe-siapa to? kasih kaos oblong malah cakep), ber-handband, jeans dan memakai sepatu kets.

Best scene: Semua!

Sayang sekali lagi sayang. Pengarsipan musik Indonesia yang amburadul dan tiadanya wadah yang menampung para videomaker sebaik ajang Video Musik Indonesia akhirnya membuat saya sulit menemukan siapa sutradara yang menggunakan para model-model cantik ini. Sayang.

Nah karena saya lagi selo sekaligus aktivis Lembaga Ilmu Per-selo-an Indonesia, saya ajak para pelanggan semua untuk ikut memilih dalam polling dibawah ini.

[polldaddy poll=6526005]

19 Comments

  1. Adiitoo Reply

    Dan mereka semua itu gadis sampul. Bah, lulusan gadis sampul (jaman dulu) memang cantik-cantik.

    beberapa bulan lalu saya sempat ngetweet “Apa kabarnya Marina Alexandra, ya? Sudah nikahkah, sehatkah, atau sudah menjanda?”

    sebagian ga familiar sama nama itu. tapi, yang tahu sosok dia banyak yang bilang jadi model di dataran eropa.

    Model-model video klip Kahitna itu cantik-cantik, sampai sekarang pun. Marina Alexandra, Cut Tary, dan Raihannun. mereka cantik dengan versinya masing-masing. #allah

    1. clarissa Reply

      marina udh ninggalin dunia model dr 1998, nikah, skrg dah punya anak 5.. tapi masih tetep cantik kaya dulu, g brubah.. #loveher

      1. clarissa Reply

        iyah…dia cantik banget…banget2 sampe sekarang masih gitu2 aja loh muka+ badannya (liat foto) pdhl udh punya anak 5…

    1. clarissa Reply

      itu bukan fb dia, itu fb orang lain nge hack foto di blog orang yg masang foto dy, n sbnrnya dy g punya fb, sempet punya dulu tp skrg dah g aktif.

  2. Iwan Awaluddin Yusuf Reply

    Jadi ingat acara Video Musik Indonesia (VMI) tahun 1990-an (hostnya Dian Nitami). Pada akhir cara sblm credit title ditampilkan satu atau dua video klip pembanding dr luar negeri.
    Nah, semusim dengan VMi ini ada Sinema-Sinema dg host Mayong gantian sama Ira Wibowo.

    1. Fakhri Zakaria Reply

      VMI menurut saya yang sampe sekarang belum ada pengganti yang ideal. Keren banget lah konsepnya VMI. Waktunya juga tepat pas MTV mulai siaran. Ga heran kalo jebolan-jebolan VMI sekarang sukses di bidang film.

      Kalo saya gak salah inisiatif bikin acara serupa VMI sebenernya udah mulai 2 tahun lalu waktu anteve bikin Klik Awards. Konsepnya sama kayak Penghargaan VMI, titik beratnya ke
      videomaker-nya, bukan artist. Sayang eksposurenya gak gede. Ya miris aja setiap hari videoklip bertebaran tapi kita ga tau siapa yang bikin.

  3. Budi Warsito Reply

    Waktu itu Tamara Bleszynski terkenal nggak pernah mau nerima tawaran jadi model videoklip (mungkin sok jual mahal, soalnya di dunia sinetron dia lagi termasuk papan atas gitu), makanya pas dia mau sama Dewa 19 (yg juga lagi jadi band papan atas waktu itu) orang-orang sempet agak heboh juga, penasaran doski dibayar seberapa besar kok sampai mau. Sementara sekarang dia mau-mau aja tuh main di film horor murahan, hehe. Btw, sakjane Marina Alexandra iku ya wis nyolong perhatianku sejak di videoklip pertama Kahitna, “Cerita Cinta” http://youtu.be/nVp6Ggmp8mc . Tapi sepakat Bung, soal cantiknya doski yg susah dijelaskan gimana. Meneng wae wis artistik. Nggemeske tenan.

    1. Fakhri Zakaria Reply

      Waduh ngomongin Tamara mau gak mau kudu dihubungkan sama Nadia Hutagalung yang kemunculan keduanya di iklan sabun mulai menggetarkan benih-benih hormon testosteron yang mulai terbentuk……

  4. kacanggaring Reply

    vidklip slank yg i miss u but i hate u mengingatkan gw ama video aerosmith ‘crazy’ yg bintangnya liv tyler dan alicia silverstone… hehehe.. idenya sama: cewe skolahan yg seksi-bandel-nggemesin- gitu deh…
    klo vidklip keluaran skrg (baca: 2010-an keatas) ada yg bagus ga sih? dah ga ngikutin…

    1. Fakhri Zakaria Reply

      Setelah MTV gak mengudara, nikmatin video klip jadi gak enak. Memang sih secara teknis pasti meningkat, tapi ruang apresiasinya yang gak ada dalam bentuk penghargaan kepada videomaker seperti Penghargaan VMI. Ini yang bikin susah. Video klip banyak tapi kita gak tau yang bikin siapa. Sayang

      1. kacanggaring Reply

        hmm… bener…sayang banget… lagipula sekarang channel tv kyknya juga jarang puter vidklip musik … yg ada hampir tiap stasiun tipi punyanya acara live musik kancrut dgn mc kancrut jg… macem dashyat di rcti ato apa lagi tuh yg lain… #skip
        acara live yg bagus cuma radioshow di tvone…imho… eh topik bagus tuh mas buat dibikin tulisan… acara liveshow paling kancrut di tv indo… hehehe…

  5. Adit yudantz Reply

    DAMN!!! Ini seperti bercerita tentang saya sendiri… Saya tumbuh bersama dengan mulai maraknya video klip yg dibuat dengan serius… VMI dan Dian Nitami di TVRI saat itu sangat mempengaruhi saya yg hobby musik (MTV blm masuk TV lokal saat itu) untuk bercita-cita mjd sutradara vklip… Dimas Jay, Rizal Mantovani adalah idola hingga saya berencana masuk ISI.. sampai ambil D1 di MSD Jogja untuk bekal persiapan masuk ISI.. Tapi lagi – lagi kita senasib… Apa daya ortu ingin anaknya kuliah di jurusan yg jelas masa depannya hingga saya terdampar di fakultas harus Atma.. Hingga saat ini saya harga bisa mengagumi karya2 generasi penerus vclip maker… Hikkss sedih yaa

    1. Fakhri Zakaria Reply

      Sekarang mau liat video klip lokal di TV mah susah. Gak ada acara musik yang se-dedicated VMI ato bahkan “sekedar” ngikutin Clear Top 10 untuk nampilin video klip lokal. Harus ngoprek YouTube dulu, itu juga kalo labelnya pada ngupload

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>