Dua Karya Terbaru

9e5cf9ca-df5d-4bee-b64e-dd41178fee45

Tahun kemarin saya mengerjakan dua buku. Berturut-turut, walau gak disengaja. Buku pertama tentang LOKANANTA. Tentu yang mengikuti blog atau media sosial saya sudah paham lah ceritanya seperti apa. Setelah dirilis resmi, jujur saja saya tidak mengikuti perkembangan tanggapan publik. Hanya saja waktu membaca-baca artikel di web Qubicle, ada review buku ini dari Denny MR, wartawan musik senior. Kalau majalah Hai (RIP) dijadikan referensi gaya masa remaja anda, pasti tahulah sepak terjang beliau. Denny MR menulis:

“Melalui teknik penyajian yang ngepop, baik kerenyahan teknik bertutur mau pun visualisasi fisik, buku ini menjadi semacam pintu masuk untuk mengenal lebih jauh sejarah perkembangan musik Indonesia. Salah satu buku yang patut Anda miliki.”

Yang jelas berkat buku ini saya beberapa kali diundang bicara perihal pengarsipan musik.

Beberapa bulan setelah urusan buku LOKANANTA beres, saya dipanggil salah satu pejabat eselon I di tempat saya bekerja. Kira-kira begini obrolannya:

“Kamu kan pernah wawancara saya, kamu biasa nulis profil?”
“Iya pak, tapi seringnya profil band-band yang saya suka”
“Saya sebentar lagi mau pensiun, pengen buat biografi untuk dibagi-bagi. Kamu yang tulis saja ya”

Lalu saya keluar dengan segepok artikel dan beberapa buku biografi khas pejabat-pejabat pemerintah sebagai referensi. Proses penulisannya tak terlampau sulit. Buku biografi pejabat punya template umum. Diawali dengan kehidupan pribadi, pendidikan, karir, dan ini yang membuatnya tebal: kumpulan pemberitaan di media. Tinggal dikembangkan saja polanya dengan penambahan beberapa insight menarik.

Ide-ide untuk menulis ndilalahnya selalu lancar. Yah pernah sih selama seminggu kena writer’s block, tapi setelahnya maju tanpa hambatan. Ya jelas saja, tiap akhir pekan  saya ke rumah beliau untuk wawancara pasti diberi honor hahahahaha. Jadi ide-ide dalam menulis itu bukan kopi, senja, puisi, hujan, pulang atau rumah, tapi uang, uang, dan uang hahahahaha. Kidding. Lumayan lah untuk nambah-nambah tabungan biaya persalinan istri saya yang waktu itu sedang hamil.

Setelah ini saya mau mendalami penulisan jajanan rakyat. Tunggu saja setelah Lebaran di blog saya ya www.masjaki.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>