Tag Archives: Masa Kecil

Kisah Kaset untuk Masa Depan

Sekitar pertengahan bulan lalu saya dikirimi surat oleh mas Budi Warsito. Mas Budi ini adalah Kepala Sekolah Kineruku. Isinya meminta saya ikut untuk meramaikan web miliknya supaya gak sesepi kuburan. Caranya: nulis album musik pertama yang dibeli. Kebetulan saat itu sedang mau perayaan Record Store Day yang jatuh saban hari Sabtu minggu ketiga bulan April. Pesan…

Read more

Pulang, Rumah dan Sebuah Kebingungan

Kapan balik Jogja, Jak ? Jo, kapan mulih Muntilan ? Kapan turu Sawangan, Ri ? Kapan pulang  ke Bogor ? Rumah adalah tujuan dari semua perjalanan. Ibarat bis malam, rumah adalah terminal atau pool terakhir. Rumah adalah tempat dimana semuanya berpulang. Tempat dimana kita pulang barang sejenak dari segala masalah sehari-hari di luar sana. Karenanya,…

Read more

Warung Kurang Ajar

Benar kata Mamah Dedeh, jangan selalu tertipu tampilan luar. Eh ini yang bilang mamah Dedeh bukan sih? ah pokoknya mamah lah… Seringkali pertimbangan kita makan di warung adalah harganya yang murah ketimbang makan di resto gedongan. Apalagi kalau warungnya adalah warung kaki lima. Lupakan soal higienitas. Love is cinta. Lapar is ngelih. Tapi lambat laun…

Read more

I’m With The Band

Selama seminggu kemarin  saya belajar banyak hal tentang kecintaan terhadap band idola. Ya seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya seminggu kemarin saya berkesempatan menonton konser tunggal dua band idola saya. Sekali lagi konser tunggal. Bukan konser yang hanya menampilkan band-band idola saya sebagai salah satu pengisi acara. Namun semuanya saya datang dengan kapasitas berbeda meskpun…

Read more

Lingua yang Tetap Terngiang di Telinga

Seiring reformasi, pemerintah memberikan kebebasan bagi warganya untuk berkumpul dan berorganisasi. Membentuk kelompok-kelompok yang punya satu tujuan khusus atau malah tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku. Misalnya saja kelompok terjun payung, kelompok ilmiah remaja, juga kelompok paduan suara. Kelompok paduan suara atawa grup vokal ini juga bermacam-macam. Tiap hari ada saja grup vokal…

Read more

Bermimpi untuk Kedua Kali

Kita semua pasti pernah bermimpi dan punya mimpi. Bagi saya, bermimpi adalah moda hiburan paling murah dan paling meriah. Nomor duanya adalah tidur. Mimpi ibarat toko serba ada. Menyediakan semuanya. Mulai dari yang indah-indah sampai yang…ya…ya tau sendiri lah, kan udah gede. Kegemaran bermimpi saya makin menjadi-jadi saat usia 15 tahun lebih. Macam-macam yang ada…

Read more