Tag Archives: Musik Indonesia

Tahun 2017, Tahun Konser dan Festival?

Semalam kawan saya Nuran “Rose” Wibisono mewawancarai saya perihal prediksi industri musik Indonesia di tahun depan. Saya kira hanya obrolan biasa, seperti diskusi  soal bumbu yang cocok untuk masak ikan gabus. Ternyata malah dimuat di media tempatnya bekerja. Sialan, tapi tak apa lah sedikit menaikkan gengsi hehehe. Selengkapnya silahkan disimak di tautan ini. Saya memperkirakan…

Read more

Jangan Mau Dibohongi Pakai Album Religi

Di industri hiburan, agama tak lebih dari komoditas jualan. Salah satu contoh menarik adalah keberadaan album religi atau album rohani. Sebetulnya sih substansinya sama saja. Sama-sama menjual lirik soal hubungan manusia dengan penciptanya atau ajaran kitab suci. Tapi istilah album religi lebih condong ke lagu-lagu bernafaskan ajaran agama Islam seperti milik Bimbo dan Opick. Sedangkan…

Read more

Mengenang Kisah Klasik

Pigura itu terpacak jelas di ruang tamu. Di dalamnya terbingkai penghargaan platinum dari Sony Music Entertainment Malaysia atas prestasi penjualan album bertajuk Kisah Klasik Untuk Masa Depan yang mencapai 40 ribu kopi (album ini akhirnya terjual 150 ribu kopi di Malaysia). Desain plakat penghargaannya  cukup unik berupa potongan koran yang tersembul di balik saku celana…

Read more

[DARI LEMARI] Wong x Untuk Bintang (1999/2000)

Sama-sama dari Bandung, sama-sama memulai tren, sama-sama mengawali dari jalur kompilasi, namun punya keberuntungan yang berbeda. Cokelat dan Wong adalah dua eksponen album kompilasi Indie Ten 1 rilisan Sony Music Entertainment Indonesia tahun 1998. Album ini juga melejitkan Padi yang punya cerita kesuksesan tersendiri. Album ini dinilai punya pengaruh signifikan saat dirilis. Selain nama-nama yang…

Read more

[DARI LEMARI] Ningrat (2000)

Jamrud berhasil lepas dari masa limbung pasca meninggalnya Fitrah dan Sandy, dan menelurkan album terbaik sepanjang perjalanan karir bermusik band asal Cimahi ini. Ada beberapa  elemen penting dalam album yang dirilis Logiss Record milik tokoh showbiz kondang, Log Zhelebour. Pertama, aksen vokal Krisyanto yang khas. Sejak album Putri, vokalis yang doyan memakai topi kupluk ini…

Read more

Peluncuran Perpustakaan Digital dan Buku “LOKANANTA”

Setelah melakukan peluncuran perdana perpustakaan digital koleksi arsip musik pada bulan Februari lalu, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Cabang Surakarta “Lokananta” akan meluncurkan secara resmi situs www.lokanantamusik.com dan buku “LOKANANTA” pada Sabtu (15/10) besok di kantor Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Cabang Surakarta “Lokananta”, Jl. Ahmad Yani 39, Kerten, Solo, Jawa Tengah. Buku “LOKANANTA” merupakan…

Read more

Pilihan-Pilihan dalam Menikmati Musik

Sejak ponsel berganti, saya jadi keranjingan memakai layanan streaming musik dari Spotify. Sebelumnya streaming bukanlah pilihan populer. Saya masih menganggap CD ada pilihan terbaik. Harga lebih terjangkau dan praktis ketimbang plat dan kaset. Juga kualitas suara jauh lebih baik daripada streaming. Namun dalam beberapa tahun ini membeli CD perlu perjuangan lebih.   Tutupnya ritel-ritel seperti…

Read more

On The Road

Mas Wahyu Nugroho dalam artikel ini melakukan pengamatan jeli mengenai playlist yang sering diputar di bus antarkota antarprovinsi. Jika ditelisik lebih lanjut, pemilihan lagu sangat dipengaruhi karakter penumpang yang berkaitan dengan kondisi sosio-demografis perusahaan otobus tersebut berada. Di pulau Jawa sendiri, (((skena))) bus AKAP punya beberapa sub-kultur (bosoku abot cah). Yang umum adalah seperti ini:…

Read more

Pekerja Tangguh

  “Ra valid iki set list e,”  kata Eross Candra saat menandatangani setlist yang saya sodorkan. Malam itu, Jum’at (26/2), Eross juga Duta, Adam, dan Brian baru saja menyelesaikan konser tunggal Sheila On 7 yang digelar sebuah stasiun televisi swasta di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan. Konser berdurasi satu setengah jam itu dibandrol dengan harga…

Read more

Hantaman Palu buat Pasha Ungu

  Sigit Purnomo Syamsuddin Said baru-baru ini menyemprot bawahannya. Sigit Purnomo, yang lebih dikenal dengan nama panggung Pasha Ungu, berang karena anak buahnya di pemerintah kota Palu bertindak kurang ajar menertawakan dirinya di panggung perdananya sebagai inspektur upacara sekaligus Wakil Walikota Palu. Pasha yang biasanya dengan mudah jadi komandan koor massal Ungu Cliquers kini harus…

Read more