Kartini Bernama Teh Nicky

Hari ini menurut kalender dari pemerintah adalah peringatan hari Kartini. Tokoh yang disebut-sebut sebagai pelopor emansipasi wanita. Yah meski juga banyak yang masih mempertanyakan kontribusi bangsawan Jepara ini dalam perjuangan kaumnya.

Ah, saya sih malas lah ikut ribut-ribut ala Indonesia seperti itu. Ribut kalo pas momennya lagi bagus doang. Mending saya mengagumi Nicky Astria. Teh Nicky, begitu sapaannya, bagi saya adalah kartini di dunia musik Indonesia. Bersama Titiek Hamzah (Dara Puspita) juga Euis Darliah, teh Nicky  adalah contoh nyata bagaimana harusnya wanita bersuara. Yak, bersuara yang keras. Suara yang membuat kaum pria jadi respek, mengagumi, dan akhirnya menghormati. Bukan mengasihani.  Merekalah definisi saya untuk lady rocker Indonesia.

Lagu teh Nicky favorit saya adalah Mengapa, diambil dari album Negeri Khayalan rilisan Blackboard tahun 1995. Saya suka banget sama petikan liriknya “dengan getaran jiwa kukemukakan pertanyaan…” Gila ini keren banget. Si cewek minta sama-sama duduk sama rata dan cari jalan keluar permasalahan antara dia dengan pasangannya. Emansipasi banget dah…..

Mengapa kau pergi
Mengapa kau kecewakan

Mengapa kau hancuri
Mengapa kau menghinakan

Mengapa kau sakiti
Mengapa kau melukakan

Mengapa kau memberi
Mengapa kau melupakan

Mengapa kau akhiri
Mengapa Kau Melupakan

Dengan getaran jiwa
Kukemukakan pertanyaan

Tak ingin kau pergi
Tak ingin kudikecewakan

Tak ingin cinta dinodai
Tak ingin dihancurkan

Tak ingin ku disakiti
Tak ingin ku dilukakan

Tak ingin ku kau kuberi
Bila kau melupakan

Tak ingin ku di akhiri
Bila kau memuliakan dengan perasaan
Hampaku meminta jawaban

Di kananku cinta penuh bermadu
Di kiriku racunmu
Kalimah sakti yang mana untukku
Dapat kau membuat pilihan
Agar kita dapat bersama

Kau..bisa membahagiakan menceriakan
Kau..bisa menggembirakan mempesonakan
Aku…ingin dicintaimu dan mencintai
Aku…ingin bila terjaga kau di sampingku S’lamanya

Semoga cinta bersemi
Semoga cintamu kan dekat padaku
Asmara kan mengundang
Tanpa mengira waktu bertahta di hatimu dan di hatiku

Video bisa diliat disini

2 Comments

  1. Sumayya Reply

    wahhhhh aku bahagia mendapati postingan ini di blogmu mas. teh Nicky ki cen sangar. Yang bikin dia lebih sangar adalah bagaimana dia menyanyikan “Kau” tanpa menjadi menye-menye. Mbok aku rikues postingan tentang “Jangan lagi Ada Angkara” nya Teh Nicky. Itu lagunya yang paling pamungkas :DDDD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *