Lagu-lagu Kutukan

“Cinta, cita, harapan dan ku terbawa dalam kisah yang lama…” (Jingga – Tentang Aku)

“Ku senang, ku senang, ku telah bebas. Ku senang, ku senang, dunia ini indah…” (Singiku–Kebebasan)

“Bintang di langit kerlip engkau di sana memberi  cahayanya di semua insan…” (Air–Bintang)

Pernah dengar satu lagu yang begitu sering diputar di televisi dan radio. Merajai tangga-tangga lagu. Kemudian tiba-tiba langsung hilang tak berbekas termasuk musisinya? Kalau iya berarti kita sama. Pernah terpapar apa yang dinamakan sebagai one-hit wonder. Bagi saya lagu-lagu yang masuk kategori ini adalah kutukan. Kenapa?

Buku “The Guinness Book of Hit Singles” yang terbit pada pada 1970-an menjelaskan one-hit wonder sebagai a number one hit, and then nothing else, ever. Pengertian ini sekaligus untuk menghindari kerancuan dari Wayne Jancik di bukunya “The Billboard Book of One-Hit Wonders” yang mendefinisikan one hit wonder sebagai artis yang pernah satu kali meraih ranking tinggi—masuk jajaran 40 lagu teratas—di chart musik pop di Billboard (dikutip dari http://www.musikator.com/wtf-one-hit-wonder/)

Fenomena one-hit wonder  di Indonesia mulai merebak di era-90an. Era dimana kreativitas bisa ditekan sampai titik maksimal dan apresiasi publik begitu tinggi. Mimpi indah untuk para musisi. Saking indahnya, mereka bisa membuat lagu-lagu “ajaib”. Saking “ajaib”-nya justru “membunuh” lagu-lagu lain di album musisi yang bersangkutan.

Di sisi lain, one hit wonder­ membuat publik ingin dengar karya lain di musisi dengan kadar yang sama. Sementara si musisi mungkin sudah habis-habisan energinya selama membuat si one hit wonder tadi. Akhir ceritanya jelas. Publik ogah nerima lagu berikutnya yang gak sesuai harapan. Dan si musisi menghilang, bersamaan surutnya keajaiban lagunya.

Inilah yang membuat kenapa one hit wonder era 90-an berbeda dengan sekarang. Jelas saja. Musisi sekarangkan  jualan single, bukan jualan album. Satu lagu doang cuuuukkkk…..

Jingga ga jelas nasibnya. Air ga kedengeran lagi setelah album kedua. Sementara Kebebasan-nya Singiku dinyanyikan kembali oleh….Cinta Laura


4/5/201011:31

2 Comments

  1. MissDK Reply

    artikelnya sgt menarik. Memang benar banyak penyayi yang mengikuti tren “One hit wonder”, dan sgt disayangkan. Padahal byk juga yg sepertinya berbakat,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *