Kutukan Vokalis

Punya vokalis bersuara khas bagi sebuah band adalah berkah tersendiri. Vokal yang khas bisa jadi ciri yang menjual dan jadi salah satu karakter band. Selama si vokalis tidak memutuskan cabut. Tapi apa jadinya kalau si vokalis mendadak pamit mundur ?

Beban berat bagi band. Karakter vokal si vokalis lama sudah kadung melekat, membuat personil band yang ditinggalkan harus mencari karakter yang khas dan sama kuatnya dari vokalis baru. Selain itu yang paling penting adalah meyakinkan si penggemar untuk menerima si vokalis baru dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Sepengamatan saya, band yang sukses soal ini adalah Dewa 19 dan ADA Band. Bagaimana yang lain, ini dia nasibnya.

Cokelat

Cokelat dikenal sebagai salah satu pelopor band bervokalis wanita. Bukan itu saja, karakter vokal Namara Surtikanti alias Kikan yang banyak terpengaruh oleh Alanis Morisette dan Dolores O’ Riordan (The Cranberries) ini adalah ciri khas band yang berdiri tahun 1996 ini.

Namun per Maret 2010 Kikan memutuskan mundur. Alasannya karena Kikan keteteran mengikuti jadwal manggung. Perginya Kikan kemudian disusul drummer Ervin. Praktis Cokelat tinggal menyiksakan kakak beradik Edwin dan Ernest (gitar) serta Rony (bass). Cokelat kemudian menjatuhkan pilihan pada sarah Hadju, finalis Indonesian Idol 2007. Menurut saya ini keputusan yang terburu-buru. Okay, Sarah dikenal karena basic vokal dia yang rock tapi kurang berkarakter. Terbukti. Hanya sempat merilis dua single dalam setahun yakni Tanpa Rasa (2010) dan Drama (2011) Per Desember 2011, Sarah mengundurkan diri. Penggantinya adalah Jacklyn, vokalis dari sebuah band kafe. Apakah Jacklyn bakal jadi yang terakhir? Tentu masih butuh waktu.

Seurieus

Candil adalah Seurieus. Seurieus adalah Candil. Tidak berlebihan.  Publik lebih mengenal Seurieus, yang telah melahirkan tiga album, Roker Juga Manusia (2004),Heart of Rock (2006, OST.  Jomblo), dan Serdadu Rock (2008), lewat lengkingan khas Candil. Per Desember 2008, candil memutuskan mundur. Agak lama bagi Seurieus mencari pengganti yang sepadan sampai personel Seurieus yang tersisa menemukan Deni Boym Iskandar. Mencoba bangkit kembali lewat single Cinta itu Sudah Mati dan Proposal Cinta, Seurieus justru malah terlihat seperti rocker-rocker kepayahan. Yah lagu Rocker Juga Manusia seperti menemui kenyataan. Rocker juga bisa kepayahan.

Lanjut besok ya, migrenku kumat. Masih ada Harapan Jaya, Jamrud, Drive dan Garasi…Dadah baby…baby kingkong

2 Comments

    1. Fakhri Zakaria Reply

      Tantri sama Pare,vokalis Kotak sebelumnya karakternya gak jauh beda Findo. Justru setelah ganti vokalis Kotak jadi lebih dikenal. Thanks udah mampir 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *