Akhirnya…Bicara Soal Lady Gaga

Oke, sebetulnya saya malas mengomentari segala kontroversi konser Lady Gaga di Jakarta. Kenapa? karena isu ini semakin gak karuan. Isu yang sebetulnya sepele tapi kemudian seolah-olah jadi isu nasional yang amat penting sehingga persoalan-persoalan lain yang seharusnya penting segera dibereskan menjadi makin gak karuan.

Semuanya gara-gara FPI.

Well, saya memang bukan penggemar mbak Stefani Joanne Angelina Germanotta. Secara pribadi saya juga risih dengan gimmick panggung dan penampilannya. Tapi saya gak terima cuma seorang Rizieq yang gak punya legalitas hukum bisa seenaknya main atur ini itu. Ini Indonesia, bukan Petamburan.

Dunia showbiz di industri musik Indonesia sejak awal memang sudah ditempa segala persoalan. Mulai isu rusuh sejak Deep Purple manggung di GBK tahun 1975, Mick jagger tahun 1988 dan puncaknya adalah rusuh konser Metallica di Stadion Lebak Bulus tahun 1993. Indonesia di-black list. Sampai akhirnya Adrie Subono lewat bendera Java Musikindo berhasil meyakinkan nama-nama seperti Foo Fighters, Sonic Youth dan Beastie Boys untuk manggung di Jakarta Pop Alternative Festival bersama PAS Band, Netral dan Nugie di Parkir Timur Senayan tahun 1996.

Asa sempat muncuk kembali saat satu demi satu musisi internasional manggung kembali di Indonesia. Green Day di Balai Sidang Jakarta tahun 1996, Mr. Big di Bengkel Night Park tahun 1997. dan blar…..redup lagi setelah resesi disusul situasi yang menentu sepanjang 1997-1999.

Baru saja mulai mereguk madu lewat kehadiran Megadeth di Medan tahun 2001, kembali lagi diguncang isu keamanan pasca serangan ke gedung WTC 11 September 2011 dan Bom Bali 1 Oktober 2002. Gara-gara ini, banyak musisi terutama dari Amerika Serikat yang membatalkan konser di Indonesia.

Seperti tidak memberi kesempatan bernafas, isu terorisme kemudian jadi hantu. Mulai dari bom Marriott tahun 2003, bom Kedubes Australia tahun 2004, bom Bali II tahun 2005 dan bom Marriott tahun 2009.

Tapi panggung konser tetap bertahan. Bahkan musisi-musisi mancanegara kini silih berganti ke Indonesia seperti main ke tetangga depan rumah. Sebelum akhirnya dihadang di tengah jalan oleh FPI.

Siang tadi, secara resmi konser dibatalkan.

Lalu semua jerih payah yang sudah susah dibangun tadi harus mental di tangan seorang Rizieq Shihab? Indonesia sudah gila!

27/5/2012 15:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *