Selamat Datang di Pesta Seringai

Siapapun yang pernah menonton DVD dokumenter Generasi Menolak Tua pasti akan sependapat dengan saya. Seringai adalah band yang dibentuk untuk bersenang-senang. Dan Taring adalah bukti paling anyar.

Dengan jajaran personil yang sudah punya nama besar  juga dukungan penuh militansi dari Serigala Milita, apa lagi yang mau dicari selain bersenang-senang?

Indikasi pertama langsung terpampang jelas di track pembuka, Canis Dirus. Intro gitar akustik yang mungkin akan membuat dahi berkerut bagi mereka yang baru pertama kali dengar Seringai di album ini . Tunggu dulu , kegilaan belum cukup sampai disitu. Arian 13, Ricky Siahaan, Sammy Bramantyo dan Edy Khemod masih menjejalkan terompet, trombone dan organ Hammond pada nomor instrumental pamungkas berdurasi 6 menit lebih berjudul Gaza. Inilah kelakuan dari unit rock oktan tinggi!

Dan oh….mereka seperti mendapat berkat setiap membawakan kembali lagu dari Duo Kribo. Setelah dengan manis mengobrak-abrik Neraka Jahanam, kini giliran Discotheque. Lagu dengan aransemen dan lirik ajaib khas kedigdayaan era psikadelik berhasil bertransformasi menjadi sangat buas. “Sempurna…sempurna…, “kalau kata Deddy Lisan pensiunan jurnalis dari Andra and The Backbone.

Almarhum Ucok AKA mungkin tersenyum di surga dan saya yakin Achmad Albar dan Ian Antono akan tertawa penuh bahagia. Juga heh itu yang di pojokan sana. Kamu musisi-musisi muda yang mau menjadikan lagu- lagu daur ulang sebagai jalan pintas meraih popularitas. Tolong putar kencang lagu ini di speaker , dengarkan baik-baik!

Sebentar dulu. Masih ada Lissoi. Lagu pergaulan Batak yang mereka bawakan keroyokan. Alasannya, mereka iri kepada Ricky yang sukunya mempunyai lagu tongkrongan nan tepat guna. Halak hita!.

Dan sebagai klimaks pesta Seringai tentu Program Party Seringai. Saya membayangkan botol-botol bir diangkat tinggi-tinggi kala lagu ini dimainkan. Sementara di depan panggung peluh-peluh bercucuran dari badan yang saling bertabrakan.

Untuk lirik, sekali lagi Arian menabalkan dirinya sebagai salah satu penulis lirik berbahasa Indonesia paling jenius. Setiap petikan liriknya adalah sumbu petasan yang siap disulut. Coba baca nukilan lirik Taring ini.

“Mengasah tajam hajar masa depan. Meraih mimpi kehidupan terang”

Lirik yang bisa membuat Mario Teguh memutuskan pensiun dini sebagai motivator dan memilih beternak lele.

Itu baru satu. Silahkan simak sendiri semuanya sampai tinggi dan lepas kendali.

Selamat datang di pesta Seringai!

Taring

Artist : Seringai

High Octane Production

  1. Canis Dirus
  2. Dilarang di Bandung
  3. Taring
  4. Fett, Sang Pemburu
  5. Tragedi
  6. Serenada Membekukan Api
  7. Discotheque
  8. Program Party Seringai
  9. Lagu Lama
  10. Lissoi
  11. Infiltrasi
  12. Gaza

Rp. 35.000

3 Comments

  1. Iman Purnama Reply

    Kalimat, “Lirik yang bisa membuat Mario Teguh memutuskan pensiun dini sebagai motivator dan memilih beternak lele,” kayaknya harus ditulis bold dengan font ukuran besar :)))))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *