Mari Merestorasi Koleksi

Awalnya bermula ketika saya mendapati beberapa koleksi kaset saya dan paman saya raib. Ketika masih tinggal di rumah nenek saya di Muntilan saya dan paman sama-sama senang mengoleksi kaset, terutama pop Indonesia. Ketika hajatan pernikahan paman saya, koleksi kaset-kaset tadi saya amankan di boks plastik.

Beberapa bulan setelah selesai hajatan, beberapa boks tadi hilang entah kemana. Padahal disitu saya ingat ada beberapa kaset yang menurut saya penting dalam perkembangan musik pop Indonesia.  Seperti album pertama Padi, Lain Dunia dan KLakustik dari KLa Project.

Saat itu saya berpikir untuk mengganti kaset-kaset yang hilang tadi dalam bentuk CD. Sederhana saja, masih ada slot CD ROM dan atau DVD ROM di tiap komputer. Kalaupun saya belum bisa beli stereo set saya masih bisa menikmati koleksi sekaligus menyimpan versi digitalnya dalam komputer. Tapi mengingat saat itu saya masih mahasiswa dan jatah bulanan juga terbatas maka saya belum bisa secara massif mengganti koleksi-koleksi saya.

Sampai akhirnya ada kabar dari paman saya kalau koleksi kaset-kaset kami mulai berjamur. Posisi saya saat ini di Bogor. Butuh waktu dan biaya untuk mengambil sekaligus membersihkan satu persatu kaset seperti yang diajarkan oleh kawan saya, Arman Dhani. Putar kaset secara manual dengan bantuan pensil. Cari bagian pita yang berjamur. Bubuhi dengan alkohol 70 persen. Jalan paling singkat ya membeli album mereka dalam bentuk CD.

Prioritas restorasi koleksi saya adalah musisi-musisi favorit saya dahulu. Alhamdulillah, untuk katalog album penuh The Cranberries sudah hampir lengkap dari album pertama Everybody Else Is Doing It, So Why Can’t We? (1993) sampai Roses (2011). Tinggal dua album the best yakni Gold dan Stars. Koleksi tadi semuanya saya dapatkan di Bandung, di DU 68, Ruku dan toko CD secondhand di bilangan jalan Setiabudi.

Untuk koleksi Pure Saturday, saya sudah memiliki CD album Elora (2004) sampai Grey (2012). Masih kurang album selftitled dan Utopia. Kabarnya di DU 68 tersedia versi kasetnya.

Bagaimana dengan band kesukaan saya yan lain, Sheila On 7 ?. Sebetulnya koleksi saya lumayan lengkap. Mulai dari album selftitled yang jadi debut mereka sampai Berlayar, termasuk album the best Jalan Terus. Hanya OST. 30 Hari Mencari Cinta dan Menentukan Arah yang tidak saya beli karena saat itu saya tak tertarik. Tapi ya itu tadi, semuanya berbentuk kaset kecuali Berlayar. Saya ingat, kaset 507 adalah kali terakhir saya membeli album dalam format kaset sebelum beralih ke CD, peer to peer sharing dan juga download ( bagian ini butuh pembahasan tersendiri). Dan kaset-kaset tadi kini jamuran…..

Saya lalu mulai melakukan pencarian. Pertama saya berkicau di Twitter siapa yang mau menjual koleksi CD Sheila On 7 miliknya dengan harga pantas. Ramai di re-tweet tapi minim tanggapan. Ada kawan yang mau menjual tapi dia hanya punya format kaset. Riskan.

Saya lalu mengontak Eross Chandra, gitaris mereka lewat SMS. Kata dia, coba kontak ke Sony Music karena di label mereka itu masih ada CD album-album mereka.  Saya lalu menelpon ke kantor Sony Music. Masih ada, tapi hanya bisa untuk penjualan dalam partai besar, bukan satuan. Saya lalu disarankan ke toko Lucky Audio di Atrium Senen, katanya disana masih lengkap dari album pertama. Ok, pulang kerja kita ke Senen!

Saat istirahat siang saya iseng menelepon Duta Suara di jalan Sabang. Siapa tahu disana ada. Lumayan tidak usah jauh-jauh ke Senen. Ternyata mereka masih menjual. Selepas kerja saya langsung kesana. Empat album yakni Kisah Klasik Untuk Masa Depan, 07 Des, Pejantan Tangguh dan Menentukan Arah saya tebus. Sayang tidak ada album pertama dan 507. Oleh kasirnya, saya diminta meninggalkan nomor ponsel supaya bisa langsung dikabari kalau album-album tadi datang lagi.

Oh ya untuk cari album-album lawas, Duta Suara Sabang sangat direkomendasikan. Koleksi lumayan lengkap. Yang paling menggembirakan buat saya adalah mereka menjual album-album Queen. Saya tak ingat mana saja, tapi lumayan lengkap lah. Tapi karena duit sudah seret untuk dikeluarkan lagi, Freddy Mercury cs. saya rencanakan untuk mulai ditebus bulan depan.

Saya juga menebus album Lain Dunia-nya Padi serta Pandawa Lima milik Dewa 19. Album ini penting menurut saya. Pertama album debut Padi ini adalah salah satu bukti dari sedikit band yang sudah menemukan cetak biru musik dalam album pertama. Sedangkan Pandawa Lima adalah bukti bahwa industri musik kita pernah mengalami bulan madu dimana materi seajaib Pandawa Lima bisa mencatat penjualan fisik diatas satu juta kopi.

Buat saya, restorasi ini penting. Sederhana saja, saya perlu artefak fisik untuk saya ceritakan pada anak saya kelak. Supaya dia tahu mana musisi-musisi yang musiknya layak untuk dikonsumsi.

Oh ya, kalau ada yang mau menawarkan CD pop Indonesia koleksinya silahkan lho. Soal hitung-hitungan, kita bicarakan lagi lebih intim hehehe…..

12 Comments

  1. Adiitoo Reply

    Dulu waktu sepupu tinggal serumah sama saya, saya pernah didengarkan lagu2 Dewa dari album Pandawa Lima itu. Saya suka dengan lagu yang berjudul : Sebelum Kau Terlelap, Aspirasi Putih dan Suara Alam. Sekarang dengerin lagu2 itu dari hasil download-an. Maaf 😀

    Di sabang banyak lagu2 lawas, ya? Pengen nyari juga jadinya. Semacam Padi, Wayang, Element atau bahkan musisi sangat lawas semacam Chrisye, Andre Hehanusa 😀

    1. Fakhri Zakaria Reply

      Kalo download sih saya juga sering kali. Terutama untuk musisi/band yang udah susah dicari album fisiknya kayak Singiku,Sinikini, Jingga, LFM dsb. Tapi ya diusahain dapetim fisiknya (CD). Beruntung ada beberapa label yang ngerilis ulang materi lama. Saya akhirnya bisa sedikit-sedikit dapet CDnya Koes Plus (kesukaan bapak saya juga sih heehe)

      Duta Suara Sabang lumayan lengkap. Album-album band 90an masih tersedia beberapa. Ato bisa juga ke Musik+ Sarinah. Barusan saya dapet album pertama Sheila On 7 disana hahaha. Kalo mau cari yang secondhand di Jakarta saya ga tau.

      1. Adiitoo Reply

        SINGIKU = Kebebasan SINIKINI = Dan Semua Jingga = Tentang Aku. Itu juga ada folder saya. Hahaha .. Hiduplah lagu tempo dulu. Hihihii 😀

    1. Fakhri Zakaria Reply

      Nah album pertama So7 itu gw aneh juga ceritanya. Gw dulu punya kasetnya, terus dipinjem temen karena gw udah ngerasa bosen juga, eh pas SMA pengen lagi dengerin, gw pinjem punya sodara tapi gak gw balik-balikin hahahaha…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *