Mendadak Manager

Ada ungkapan yang bilang manager band terbaik adalah seorang fans sejati. Begitu juga saya. Rasa cinta saya pada musik membuat saya berani, lebih tepatnya nekad, untuk menjadi manager. Adalah kawan saya Ardi Wilda yang kemarin selepas Tarawih melepaskan single terbaru berjudul Lagu Opak (Bukan Lagu Religi).

Sebagai manager saya bertanggung jawab “mengasuh” AW. Menjaga agar dia tidak melenceng jadi anggota dewan atau mencalonkan diri jadi bupati. Saya dibantu oleh teman-teman baik saya yang ikhlas dan selo membimbing manusia millenium ini. Sila disimak release sekaligus video Lagu Opak (Bukan Lagu Religi). Salam Keluarga Cemara!

Lama tak terdengar, Ardi Wilda akhirnya hadir kembali ditengah-tengah ruang keluarga anda. Kali ini Ardi Wilda bermalih rupa menjadi Awe Mayer untuk memperluas pangsa pasar, terutama mbak-mbak kantoran usia matang dan siap nikah.

Lagu Opak (Bukan Lagu Religi) adalah sebuah tembang klasik karya Awe Mayer setelah bersemedi selama tiga dasawarsa di toko semen Cibinong serta pedalaman Lampung. Dipilihnya Lampung sendiri terutama karena provinsi ini mempunyai julukan baru, yakni  Tanah Seribu Band seperti Kangen Band, Hijau Daun, The Potters dan banyak lagi.

Hasilnya adalah karya artistik dan estetik yang terdiri dari dua kunci, C dan G. C untuk Cinta dan G untuk G4ul.Ingat, G4ul. Jadilah sebuah lagu cinta yang g4ul. Formula yang diyakini akan membuat lagu ini menjadi  tren baru ditengah-tengah membanjirnya boyband dan girlband.

Lagu ini kemudian dibuatkan video klip dengan biaya mencapai 5 Milyar rupiah. Namun dalam perjalanannya, dana produksi tersebut dikorupsi oleh Anas Urbaningrum dan cuma 50 ribu rupiah yang langsung habis untuk uang rokok bagi penguasa lokal setempat.

Sutradaranya diimpor langsung dari Amerika Serikat, tepatnya dari Kentucky sehingga memenuhi standar SNI dan syariah yang ditetapkan Kementerian Agama. Kolonel Sanders, yang dipercaya jadi sutradara, menjamin video klip ini akan renyah dan gurih dengan 11 resep rahasia andalannya.

Mata dan telinga akan dimanja dengan pemandangan eksotik pedalaman pulau Sumatera yang belum terjamah modernisasi beserta suara sebening kristal yang mampu memberikan sensasi lenguhan sapi.

Selain itu, untuk menambah dosis kegantengan, kostum dipersiapkan khusus dari rumah mode AWVL AWVL yang buka hanya setahun sekali saat Sekaten.

Rencananya lagu ini akan dibagikan secara gratis sebagai bagian dari proyek amal Republik Primata Management selama bulan puasa yang bertajuk RPM Bagi-bagi. Silahkan hubungi toko bangunan dan toko pakan ternak paling dekat dari kediaman anda.

DISKOGRAFI

Skripsi Setan Sekali (feat. Dwi Kurniawan)

Honda Jess (Proyek “Efek Rumah Bordil” ft. Yngyus Malmsteen)  

Si Emin (ft. Efan Hendrix)

Kita Fotografer (Proyek “Celengan Ayam”)

BUKU

Kamus Besar Bahasa Kekar

BOOKING & CONTACT

Republik Primata Management

@masjaki            : Manager

@baiqnadia        : Tour  Manager

@ladygorgom    : Media Propagandist

@arman_dhani : Fans & Groupies Nanny

Jangan lupa untuk berkunjung ke page Republik Primata Management

2 Comments

  1. rizal rizzy Reply

    baru tahu kalo ada proyek lagu semacam ini. bikin mules perut, gatal telinga, dan senang hati. aku tunggu lagu berikutnya.

    1. Fakhri Zakaria Reply

      Waduh sampe mas Rizal ngerti. Tolong jangan dilaporkan ke jurusan kalo setelah lulus alumninya selo to the max kayak begini hahaha. Sabar aja mas, saya selaku manager juga lagi nagih lagu baru. Susahnya kayak nagih bayar kostan haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *