Zombie Rasa Lokal

Siapapun yang besar di era 90an pasti ingat dengan lenguhan khas Dolores O’ Riordan dalam “Zombie”. Yang tidak ingat, sorry to say, anda mungkin sedang di Mars saat itu. Dunia sedang dijangkiti “Zombie” !

Aslinya, “Zombie” ditempatkan di urutan keempat dalam No Need To Argue, album kedua The Cranberries, bandnya Dolores. Namun inilah milestone bagi band asal Irlandia itu. “Zombie” adalah pernyataan sikap Dolores tentang pemboman oleh Irish Republican Army (IRA) di Warrington, Inggris pada tahun 1993 yang menewaskan 2 bocah.

Serangan “Zombie” asal Irlandia yang begitu massif membuat The Cranberries menapakai tangga popularitas. Tak terkecuali di Indonesia. Teori yang menyatakan indikasi lagu bakal jadi populer adalah ketika anak-anak mampu menyanyikannya, menemui kebanaran. Pun meski sudah mengalami adaptasi pelafalan sesuai lidah lokal anak-anak Indonesia menjadi “Iyoheeee….iyoheeeeee”. Lirik aslinya sendiri “In your head, in your head…”

Teori kedua tentang lagu populer juga terbukti. Berbunyi “lagu populer adalah lagu yang sudah dibuat versi dangdutnya” menemui kenyataan saat Eet Sangra menginterpretasikannya dalam versi lokal lewat Katanya (Aku Bukan Bola). Yang jadi pertanyaan kenapa judulnya begitu berbeda? Bukankah Indonesia punya banyak sekali stok zombie lokal seperti pocong, kuntilanank atau genderuwo?

Saya masih belum menemukan siapa penciptanya dan siapa pula itu Eet Sangra. Jadi nikmati dulu deh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *