On The Road

Mas Wahyu Nugroho dalam artikel ini melakukan pengamatan jeli mengenai playlist yang sering diputar di bus antarkota antarprovinsi. Jika ditelisik lebih lanjut, pemilihan lagu sangat dipengaruhi karakter penumpang yang berkaitan dengan kondisi sosio-demografis perusahaan otobus tersebut berada. Di pulau Jawa sendiri, (((skena))) bus AKAP punya beberapa sub-kultur (bosoku abot cah). Yang umum adalah seperti ini:

Priangan: trayeknya meliputi Jawa Barat bagian tengah dan selatan seperti Bandung, Garut, Tasik, sampai Ciamis. Pemain besarnya adalah Budiman dan Primajasa. Sopir dan krunya doyan menyetel nomor-nomor pop Sunda dari Darso.

Cirebonan: identik dengan bus-bus yang menganggap jalanan sepanjang pantai utara Jawa Barat dari Karawang sampai Cirebon adalah sirkuit balapan. Juga tampilan meriah lewat berbagai variasi, mulai dari stiker di sekujur body hingga klakson berukuran raksasa guna mengintimidasi pengguna jalan. Trio Luragung, Sahabat, dan Warga Baru adalah triumvirat penguasa jalur ini. Katalog klasik tarling Cirebon dari zaman Aas Rolani hingga yang termutakhir seperti Diana Sastra adalah daftar putar wajib.

Muriaan: ciri khas geng Muriaan adalah deretan armada bus yang baru, interior mewah, dan tentunya tarikan ngebut. Konon, karena penumpangnya terkenal selektif. Beberapa nama terkenal di sektor ini antara lain Nusantara, Haryanto, Bejeu, Shantika, dan Muji Jaya. Urusan hiburan tak jauh-jauh dari dangdut koplo.

Mataraman: alon-alon waton kelakon. Ciri bus Mataraman seperti karakter orang Jogja dan sekitar. Tidak perlu ngebut dan mewah yang penting nyaman dan selamat di perjalanan. Umumnya peumpang bus sektor ini adalah orang-orang yang menikmati perjalanan, selo, dan tidak grusah-grusuh. Nomor klasik Pance Pondang, Endang S. Taurina, Obbie Messakh, bersandingan dengan crooner kebanggan Gunung Kidul, Manthous. Beberapa malah memutar lagu-lagu classic rock dari Scorpions. Ramayana, Maju Lancar, dan Safari Dharma Raya adalah ikon jalur ini.

Solo-Wonogiren: hampir sama dengan karakter Mataraman. Tiap perusahaan otobus bahkan punya penumpang fanatik. Mesin tua tak masalah selama bisa tidur pulas dan selamat sampai tujuan. Tembang-tembang campursari rilisan Dasa Studio, Semarang adalah daftar putar tak terpisahkan bila Anda naik Raya, Mulyo Indah, Rosalia Indah, atau Tunggal Dara sebagai representasi jalur yang membentang mulai dari Boyolali, Kartasura, Solo, Karanganyar, Sragen, hingga Wonogiri.

Suroboyoan: pastikan bahwa jantung Anda cukup sehat untuk naik wahana balapan paling terkenal di pulau Jawa ini. Sumber Kencono (kini jadi Sumber Selamat dan Sugeng Rahayu) selalu bertarung sengit dengan Mira. Istilahnya ngoyak jam atau mengejar jam karena interval waktu pemberangkatan di tiap terminal tujuan yang ketat. Tak heran sopir butuh asupan adrenalin lewat racikan O.M Monata dan O.M New Pallapa yang sama-sama menjadikan Sidoarjo sebagai home base dengan duel ala Civil War antara Lil’ Sodiq dan Brodin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *